Ulasan Utama

INDUSTRI MILITER NEGARA DALAM PANDANGAN ISLAM

Oleh M. Azzam al Fatih

Isu hangat terus mewarnai dunia politik dan ekonomi, baik dalam maupun luar negeri. Israel yang baru-baru ini memborbardir umat Islam Palestina,  Amerika Serikat yang terus bersandiwara dibelakang hangatnya isu politik jagad raya. Maupun negeri +62 yang berencana memborong alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpahalkam) berupa alat utama sistem senjata (Alutsista) oleh kementerian yang dipimpin prabowo Subiyanto.

Pembombardiran Israel terhadap Palestina yang terus berulang, tak lepas dari sebuah bisnis senjata oleh para konglomerat kelas dunia. Walaupun tidak dipungkiri terdapat penguasaan wilayah Palestina dan kebencian terhadap kaum Muslimin oleh orang zionis yahudi Israel. 

Keberadaan konflik perang di Timur tengah yang terus bergejolak sejak runtuhnya gedung WTC di New York, Amerika serikat. Menjadi awal terjadinya perang secara terus-menerus di Timur tengah. Patut diduga bahwa  Amerika Serikat berada di belakang terjadinya konflik Timur tengah. Sebab , Amerika yang mengemban Kapitalisme akan meraup keuntungan yang besar. Diantaranya meningkatnya jual-beli senjata militer.

Kaum Kapitalis yang bergerak di bidang senjata  militer, yang rata-rata negara Barat dan antek-anteknya akan merasa senang dengan adanya perang. Sebab, pengadaan senjata militer mendongkrak penjualan dan produksi alat senjata yang baru.  

Seperti diberitakan Harian Kompas, 18 Juni 2019, 100 produsen senjata dan kontraktor militer terbesar di dunia mengalami peningkatan penjualan global tahun 2018 lalu. Total penjualan senjata mencapai 420 miliar dolar AS, atau naik sekitar 4,6% dibandingkan tahun 2017. Studi terbaru, angkanya bahkan melonjak 47 persen dibandingkan tahun 2002, tepat setahun sebelum AS menginvasi Irak, tetangga Iran.

Hal ini menjadi bukti bahwa kaum Kapitalis selalu berperan penting setiap terjadi konflik demi meraih keuntungan. Diantaranya keuntungan dari imperialisme penjajahan yakni dapat menjarah sumber kekayaan alam serta hasil penjualan senjata perang yang mereka produksi.  

Negeri Muslim yang menjadi obyek dalam menjalankan misinya. seakan tidak bisa berkutik apapun, sebab Kapitalisme yang mereka jalankan telah mencengkeram sangat kuat. Maka mau tidak mau hanya ada satu pilihan ketika terjadi konflik perang yakni membeli senjata perang dari negara Barat. Padahal sejatinya Baratlah dibelakang terjadinya konflik di negeri-negeri Muslim. Sedangkan Barat yang memproduksi sekaligus memasarkan tentu memiliki kelebihan dari setiap senjata yang dijualnya.  Maka membeli senjata dari negara kafir penjajah jelas sangat diragukan dari segi keamanan dan kualitasnya.

Dalam pandangan Islam penyediaan senjata perang adalah suatu kebutuhan pokok. Karena senjata perang merupakan penunjang dari jihad, amalan mulia disisi Allah SWT. Jihad yang menjadi terdepan dalam penjagaan wilayah, agama, jiwa, dan dalam mendukung futuhat untuk menyebarkan kebenaran Islam. Maka negara wajib menyediakan alat perang yang  berkualitas. Maka Keberadaan industri militer dalam daulah sangatlah diperlukan. Hal ini dalam rangka melakukan kontrol terhadap perang serta menjadi kontrol terhadap pengaruh dari negara lain terutama negara kafir. yang sejatinya mempunyai kebencian terhadap kaum Muslimin. 

Keberadaan industri militer juga mewujudkan kemandirian dalam memproduksi senjata militer. Melakukan kontrol dan perawatan senjata, serta dapat mengendalikan kekuatan militernya. Dengan demikian Daulah memiliki kekuatan yang tidak dapat dibaca oleh negara lain. Kecanggihan teknologi alat perang yang tidak diketahui negara lain. Akhirnya Daulah memiliki kesiapan perang manakala ancaman itu datang walaupun dalam keadaan mendadak sekalipun.

Sebagaimana yang Allah SWT tegaskan dalam Al Qur’an Surat al Anfal ayat 60

Allah Subhaanahu Wa Ta’aala berfirman:

وَاَ عِدُّوْا لَهُمْ مَّا اسْتَطَعْتُمْ مِّنْ قُوَّةٍ وَّمِنْ رِّبَا طِ الْخَـيْلِ تُرْهِبُوْنَ بِهٖ عَدُوَّ اللّٰهِ وَعَدُوَّكُمْ وَاٰ خَرِيْنَ مِنْ دُوْنِهِمْ ۚ لَا تَعْلَمُوْنَهُمُ ۚ اَللّٰهُ يَعْلَمُهُمْ ۗ وَمَا تُـنْفِقُوْا مِنْ شَيْءٍ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ يُوَفَّ اِلَيْكُمْ وَاَ نْـتُمْ لَا تُظْلَمُوْنَ

“Dan persiapkanlah dengan segala kemampuan untuk menghadapi mereka dengan kekuatan yang kamu miliki dan dari pasukan berkuda yang dapat menggentarkan musuh Allah, musuhmu, dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; tetapi Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu infakkan dijalan Allah niscaya akan dibalas dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan didzalimi (dirugikan).”
[QS. Al-Anfal (8): Ayat 60]

Di sinilah pentingnya sebuah Daulah untuk kaum Muslimin dalam rangka membangun kekuatan militer. Agar kaum Muslimin memiliki junnah yang selalu siap dalam kondisi apapun. Serta memiliki kekuatan besar yang selalu ditakuti dan perhitungan oleh negara-negara kafir.

Dan hal inipun pernah dibuktikan oleh kekhilafahan Islam, yakni memiliki kekuatan militer yang kuat, handal, dan selalu ditakuti kafir penjajah. Kekhilafahan Turki Utsmaniyah, salah satu contoh kekuatan Islam pada masanya. Kekhilafahan inilah yang telah memberi peran penting peradaban Islam tersebar ke seluruh dunia. 

Maka, kerinduan umat Muslim seluruh dunia terhadap Daulah khilafah adalah kewajaran. Karena pernah menjadi mercusuar dunia yang senantiasa ditakuti kafir dan sekaligus menjadi perisai yang kuat. Serta dapat mewujudkan kehidupan yang membahagiakan dan menentramkan seluruh umat manusia.

Maka sangat wajar, ketika umat Islam ingin mewujudkan kembali dengan terus Istiqomah berjuang. Dengan menangkal pemikiran sesat kafir yang meracuni umat. Memahamkan umat atas pentingnya Daulah khilafah Islam. Dan kita senantiasa berharap agar pertolongan Allah SWT segera datang. Dengan mempercepat kembalinya Daulah khilafah Islamiyyah. Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin.

Wallaahua’lam bish showwab.

Related posts
Ulasan Utama

PAJAK DAN UTANG NEGARA MENJADI TANGGUNG JAWAB SELURUH RAKYAT TAPI KESEJAHTERAAN HANYA DINIKMATI SEKELOMPOK ORANG

Oleh Pujo Nugroho Assalim.id – Menurut Undang-Undang Nomor 28 tahun 2007 Pasal 1 Nomor 1…
Read more
Ulasan Utama

ILUSI KESEJAHTERAAN, BANGUN NEGARA DENGAN PAJAK

Agan Salim Rencana pemerintah yang akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada sembako…
Read more
Ulasan Utama

SURAMNYA APBN, BUMN, DANA HAJI HINGGA PPN “SAPU JAGAT”

Agan Salim Dalam sejarah peradaban, resesi ekonomi terjadi karena banyak hal. Mulai disebabkan…
Read more