News

PENGAMAT: PROYEK KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG SAMPAI HARI KIAMAT TAK AKAN UNTUNG

News Assalim.id
Tanggal 22 Oktober 2021
Oleh Pujo Nugroho

Assalim.id – Ekonom senior Faisal Basri melayangkan kritikannya terhadap proyek infrastruktur yang kini tengah ramai dibicarakan, yaitu Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Tak tanggung-tanggung, ia bahkan memperkirakan bahwa sampai hari kiamat pun proyek tersebut tak akan balik modal.

“Sebentar lagi rakyat membayar kereta cepat. Barang kali nanti tiketnya Rp 400.000 sekali jalan. Diperkirakan sampai kiamat pun tidak balik modal,” ujarnya dalam sebuah dialog virtual, yang diselenggarakan pada Rabu, 13 Oktober 2021 sebagaimana dikutip dari laman Tempo (14/10/2021).

Lebih lanjut, Faisal bercerita bahwa saat rapat kordinasi awal proyek itu diajukan, banyak pihak yang menolak termasuk konsultan independen yang disewa pemerintah, Boston Consulting Group.
Dikutip dari laman Kompas (14/10/2021), ia mengatakan, “Boston Consulting Group ini dibayar Bappenas bekerja untuk 2 minggu senilai 150.000 dollar AS, menolak 2 proposal (salah satunya Kereta Cepat Jakarta–Bandung). Tetapi Rini Soemarno yang berjuang. Menteri lainnya banyak menolak, tapi Rini ngotot.”

Rini Soemarno merupakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjabat saat itu dan berhasil meloloskan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Dalam kesempatan tersebut, Faisal Basri juga menyoroti berbagai proyek lainnya yang dinilainya mubazir, di antaranya Bandara Kertajati, Pelabuhan Kuala Tanjung, dan LRT Palembang.

“Ini proyek mubazir, enggak karu-karuan. Kereta cepat sebentar lagi mau disuntik pakai APBN, Bandara Kertajati lebih baik jadi gudang ternak aja. Pelabuhan Kuala Tanjung dibangun dekat Belawan, kemudian LRT Palembang,” ucap Faisal. “Kesimpulannya kesalahan pucuk pimpinan.”

Meski demikian, Faisal tetap optimis dunia usaha Indonesia akan tetap bertahan. Menurutnya, selalu ada peluang di balik setiap krisis yang ada.

“Saya yakin dunia usaha di Indonesia itu akan mampu survive, jauh lebih ringan dari krisis 1998. Setiap krisis, setiap badai, goncangan, setiap ancaman ada opportunity bagi kita semua juga untuk melakukan sesuatu yang baru dengan cara yang berbeda untuk menghasilkan yang lebih baik,” ujarnya.[]

Related posts
Ulasan Utama

KARENA INVESTASI, RATUSAN PULAU DI MALUKU DILELANG

Ulasan Utama Assalim.idOleh: Pujo Nugroho Assalim.id – Sekitar ratusan gugusan pulau di…
Read more
Ulasan Utama

DAHSYAT, REVISI UU IKN DEMI HAK PENGELOLA LAHAN INVESTOR SAMPAI 180 TAHUN

Fokus Utama Assalim.idOleh: Pujo Nugroho Assalim.id – Pemerintah mengajukan revisi…
Read more
Fokus EkonomiInspirasi Pengusaha & Komunitas

SISTEM EKONOMI ISLAM, "SURGANYA" ENTREPRENEUR MUSLIM

Oleh : Yuliansyah ST.ME.CFPPengurus Pusat Aliansi Pengusaha Muslim (ASSALIM)Saat ini semua…
Read more