Nafsiah

BERBURU CINTA AGAR DAKWAH PENUH MAKNA

Nafsiyah Assalim.id | Edisi 73
Oleh: M. Azzam Al fatih 

Assalim.id – Siapa yang tidak kenal cinta? Sebuah kata yang tidak asing di telinga kita. Kata itu selalu menghiasi perjalanan hidup manusia. Sering terucap, terasa, bahkan menjadi semangat untuk hidup. Kalangan remaja menganggapnya nyawa dalam hidupnya. Tapi kalau yang ini sudah tersesat cinta, hadech.

Meski cinta telah melekat pada dirinya, namun mereka tak dapat mengartikan, hingga dirinya tersesat.

Kebanyakan orang berburu cinta hanya bermodal nafsu saja. Hingga dirinya lupa bahwa ada akal yang menunjukkan jalan. Yang akhirnya dirinya tersesat dalam perburuan cinta dan terbuai oleh nafsu. Segala aktivitasnya dikendalikan oleh nafsu bukan akal dan syariat.

Namun masih beruntung karena masih diberi cinta berupa waktu untuk melakukan penyesalan dan taubat. Yang selanjutnya untuk melanjutkan perburuan cinta yang benar. Hingga pada akhirnya menemukan cinta hakiki, tentunya melalui proses, ikhtiar, dan doa. Cinta hakiki inilah yang mengantarkan kepada kemuliaan dan kebahagiaan.

Ketika cinta hakiki telah melekat pada dirinya, tinggallah untuk menempatkan cinta kepada sesuatu yang tepat agar terarah, bahkan menjadikan ruh dalam setiap aktivitasnya. Bergelora dan semangat dalam juang kebaikan. Salah satunya adalah dakwah. Dakwah adalah aktivitas kebajikan untuk mengajak seseorang ke dalam kebaikan atau untuk mendekatkan kepada Allah SWT, pencipta alam jagad raya.

Orang yang berdakwah dengan dibumbui cinta hakiki akan menjadikan dirinya Bersemangat dalam mengembannya, ikhlas dalam berjuang, melangkah dengan ringan, dan istiqamah meski dihadang cobaan dan ujian berat sekalipun. Menyingkirkan onak dan duri yang selalu menghadang langkahnya. Dan menikmati perjalanan dengan penuh cinta.

Kemudian nikmatilah dakwah yang dipenuhi cinta sampai kalian bertemu dan berkumpul bersama para pengemban dakwah yang sama-sama merasakan cinta hakiki dalam barisan dakwah menuju Jannah yang dinaungi kemuliaan hidup.

Inilah cinta yang selama ini dicari. cinta hakiki, cinta yang sangat menenangkan  hati. Yang membawa kebahagiaan dunia hingga akhirat. Maka sepatutnya seorang pengemban dakwah selalu berdoa untuk memohon kepada Sang Pemilik cinta. agar menetapkan cinta selalu melekat dalam dakwah agar niat dan semangatnya kokoh. Wallahua’lam bishowwab.[]

Related posts
Bengkel Pengusaha

KETIKA PENGUSAHA MENJADI PENGUASA, BELAJAR DARI UMAR BIN KHATTAB

Karena tak juga ada tanda-tanda serius untuk bertobat di negeri +62 ini, akhirnya muncul special…
Read more
Fokus Ekonomi

PAJAK DALAM PANDANGAN ISLAM

Fokus Ekonomi Assalim.id | Edisi 73Oleh: M Azzam Al Fatih Asaalim.id – Pajak seolah menjadi…
Read more
Bengkel Pengusaha

MENDADAK KHILAFAH ATAU KELAMAAN SEKULERISMENYA?

Majelis Bengkel Pengusaha Edisi – 031 Trully Muslimpreneur, Malam itu, ada forum langitan…
Read more