Editorial

Tingalkan Saja UU Buatan Kapitalis Itu..!!

aliansi pengusaha muslim Tingalkan Saja UU Buatan Kapitalis Itu..!!

Oleh : Muhammad Ihsan YS.
Sekjen ASSALIM (Aliansi Pengusaha Muslim).

Aliansi Pengusaha Muslim – Terbitnya berbagai Undang-undang yang bertentangan dengan fitrah manusia yang cenderung begitu dzolim terhadap rakyat seperti UU Omnibus law, UU Ormas, UU Minerba, UU BPIP tidak lain karena berbagai aturan tersebut adalah aturan yang didasarkan pada logika dan kepentingan manusia.

Logika dan kepentingan para kapitalis asing yang mecengkeram kekuasaan Indonesia. Ini bukan tudingan tapi kita bisa melihat membaca secara garis besar maksud dan tujuan berbagai UU ini dibuat, UU Omnibus Law misalnya jika kita membaca pembahasannya

Sejak awal UU Cipta Kerja ini memang diarahkan untuk memperkuat perusahaan dan investor skala besar.

Proses perumusannya pun tertutup, tergesa-gesa, dan mengabaikan prinsip kehati-hatian di dalam merumuskan perubahan ratusan pasal dari macam-macam UU tanpa memperhitungkan dampak sosial, ekonomi, politik, budaya yang pasti muncul.

Perumusannya yang melibatkan elit bisnis dan akademisi pro-modal tentu akan membuat ini akan sangat pro terhadap pihak kapitalis pro modal. Menurut data yang dikeluarkan Marepus Corner, menyatakan bahwa Dengan adanya 55% Pebisnis di DPR, potensi konflik kepentingan dalam pembuatan undang-undang akan semakin tinggi.

Dominasi Pebisnis di DPR berpotensi semakin mengukuhkan konsentrasi kekuasaan oligarki dalam proses pembuatan kebijakan, dimana produk kebijakannya pun menitikberatkan pada kepentingan ekonomi bisnis dan cenderung mengabaikan
aspek keadilan, keselamatan lingkungan, serta partisipasi publik yang inklusif.

Konsentrasi kekuasaan tersebut mengindikasikan kepentingan politik bisnis dari jejaring oligarki tak terbantahkan lagi.

UU yang dihasilkan seperti Omnibus Law ini akhirnya menjadikan investasi asing akan terus masuk dari berbagai sektor mulai dari sektor pertanahan, perkebunan, pertanian, kehutanan, pertambangan, pesisir-kelautan, properti dan infrastruktur dan berbagai industri lainnya.

Tentu saja Dengan begitu, UU Cipta Kerja tidak hanya akan berdampak buruk pada nasib buruh di Indonesia. UU juga akan membahayakan bangunan sendi-sendi ekonomi rakyat, jaminan hak atas tanah dan keamanan wilayah hidup dari petani, masyarakat umum, buruh tani/kebun, nelayan, perempuan, masyarakat miskin di pedesaan dan perkotaan.

Umat Islam harus nya menyadari ini dan tidak boleh menerima ancaman atas penjajahan ekonomi seperti ini.

Umat Islam adalah 100% Umat terbaik. Umat islam memiliki harta yang tak terbatas nilainya (unlimited value), yakni sebuah konsep yang hakiki Syariah Islam yang berasal dari Al Qur’an, Assunnah, Ijmak Sahabat dan Qiyas.

Dengan ke empat sumber hukum ini bersama para ulama umat Islam akan mampu membuat aturan UU yang Adil dan mensejahterakan. Karena berdasarkan aturan syariah diatas tentu tidak akan ada kepentingan atas logika manusia dan 260 juta Umat Indonesia tidak akan lagi tersesat dalam berbagai kericuhan dan kehancuran.

Sebagaimana Sabda Nabi SAW

تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا : كِتَابَ اللهِ وَ سُنَّةَ رَسُوْلِهِ

“Aku tinggalkan kepada kamu dua perkara, kamu tidak akan tersesat selamanya selama kamu berpegang dengan kedua-duanya, yaitu kitab Allah (Alquran) dan Sunahku.” (HR Al-Hakim)

Oleh karenanya tinggalkan saja aturan yang berasal dari pikiran logika manusia itu.. baik itu logika kapitalis maupun Sosialis..!!

Kita harus percaya diri karena sudah memiliki perangkat aturan yang lengkap, Syariah Islam memiliki narasi dan informasi yang lengkap dan paripurna, Islam memiliki ulama yang cerdas-cerdas yang akan menjadikan narasi kapitalisme dan sosialis tidak berdaya.

Mari kita kembali ke aturan Islam yang akan menerapkan aturan dari Allah SWT sebagai syarat agar umat ini menjadi Umat terbaik.. Allahuakbar..!! []