Editorial

HANYA SISTEM ISLAM YANG DAPAT MEWUJUDKAN PEREKONOMIAN TERBAIK.

Oleh : M Azzam Al Fatih

Secara umum negara adalah organisasi kekuasaan yang melaksanakan segala urusan rakyat, melindungi, serta menjaga wilayahnya. Sebab kedua unsur tersebut merupakan bagian penting terbentuknya suatu negara. Tanpa ada salah satunya maka suatu negara tidak terwujud. Kemudian ditunjang dengan adanya undang-undang untuk mengurusi dan menjaga daerahnya.

Kewajiban negara terhadap rakyat adalah menjamin kehidupan, baik keamanan, kedamaian, ketentraman, kebahagiaan, dan sebagainya. Jika hal ini ini tidak terjamin, yang terjadi adalah kerusuhan suatu negara hingga terancam bubar. Tatkala kesejahteraan tidak terwujud pula, maka akan menimbulkan berbagai macam tindak kriminal, seperti pencurian, perampokan, dan tindak kejahatan lainya. Selain itu, bakal merembet ke problematika lainya. misalnya, depresi kemudian bunuh diri lantaran kesulitan dalam mencukupi kebutuhan hidupnya.

Jika kita amati di dunia ini, tidak satupun ditemukan negara yang dapat mewujudkan kehidupan yang baik. Kehidupan yang mensejahterakan, memuliakan, dan menjamin selayaknya pengurus rakyat. Yang terjadi sebaliknya, pengurus rakyat lebih mementingkan dirinya. dengan bergaji tinggi, tunjangan besar, dan fasilitas yang lengkap, mereka masih meraup keuntungan pribadi dengan menerima suap, korupsi, dan segala cara lainya. Lihatlah bagaimana para pengurus rakyat dari bupati, gubernur, dan menteri telah tertangkap tangan. Data di tahun 2004 – 2019 sejumlah 356 kasus yang rata – rata dilakukan oleh pemerintah pusat. Belum termasuk data – data di daerah pusat.https://seputartangsel.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-14581448/data-kpk-2004-2019-korupsi-terbanyak-di-pemerintah-pusat-polisi-paling-sedikit

Amerika Serikat yang merupakan negara Adi daya, menjadi kiblatnya negara – negara dunia. saat ini pun tidak mampu mewujudkan kehidupan yang baik. justru mewujudkan kehidupan yang rusak dan merusak tatanan kehidupan manusia. Kasus kesenjangan,rasisme, dan perekonomian yang saat ini memasuki kehancuran. Virus covid 19 telah menunjukkan kepada dunia bahwa negara super power tidak berkutik tat kala terhantam masa dan zaman.

Dikuartal 1- 2020 perekonomian mengalami kemerosotan kontraksi 5%,dan hal ini pernah dialami selama menjalankan pemerintahnya sebanyak 33 kali resesi sejak tahun1954. Artinya Amerika telah mengalami 34 kali. Amerika yang menganut Kapitalisme tentu hanya mengadalkan perdagangan demi menopang roda perekonomian. Sehingga sulit mewujudkan kesejahteraan.

Kapitalisme adalah sistem ekonomi di mana perdagangan, industri dan alat-alat produksi dikendalikan oleh pemilik swasta dengan tujuan memperoleh keuntungan dalam ekonomi pasar. Pemilik modal dalam melakukan usahanya berusaha untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya.

Negara dalam hal ini melepaskan sepenuhnya kepada pemodal atau individu cukong, sedang posisi negara hanyalah mitra yang mengemis secuil hasil pengelolaannya. Sehingga posisi rakyat yang notabenenya miskin hanya sebagai budak. Dan ini berlaku di semua bidang, termasuk dalam urusan jaminan kesehatan. Maka sangat nampak kapitlisme menindas, menekan dan memeras rakyatnya.

Sedangkan sistem ekonomi terbaik hanya terdapat pada ideologi Islam. Ideologi yang menyandarkan segala sesuatu kepada syarit Islam. Di mana syariat tersebut lahir dari aqidah aqliyah. Aqidah yang diperoleh melalui proses berfikir dan menghasilkan peraturan dalam hidup.
Kemudian aturan tersebut dijalankan oleh individu- individu dan negara dalam rangka taqwallah.

Maka sangat jelas, ketika sistem ekonomi Islam dijalankan akan menimbulkan kebaikan, kesejahteraan, dan kemuliaan bagi rakyatnya. Sistem yang menjalankan aturan dari sang pencipta, yang tiada kurang apapun.

Dalam mensejahterakan rakyatnya, sistem ini menerapkan syariat zakat, infak, dan shodaqoh. Karena dalam Islam, disyariatkan untuk beramal makruf nahi mungkar dan saling tolong menolong. Sebab, kaum muslimin itu bersaudara, ibarat tubuh saling terkait. Maka tatkala suadaranya sakit, tidak bisa makan, dan bahkan terdzolimi, maka muslim yang lainya juga merasakannya. Sebab mereka satu perasaan, pemikiran, dan aturan yang sama.

Selain negara mengelola Zakat, infak, dan shodaqoh. Negara juga mengelola sumber daya alam dengan sebaik mungkin. Bahwa kekayaan tersebut milik Allah SWT untuk kehidupan makhluk hidup termasuk manusia. Yang kemudian akan dikelola oleh negara dan dikembalikan kepada Umat. Hal ini berdasarkan hadist

Ibnu Abbas RA berkata sesungguhnya Nabi saw bersabda; orang muslim berserikat dalam tiga hal yaitu; air, rumput (pohon), api (bahan bakar), dan harganya haram. Abu Said berkata: maksudnya: air yang mengalir (HR Ibnu Majah)

Islam, telah memberi kabar gembira bagi mereka yang taat akan mendapatkan pahala di masukkan ke dalam surga yang penuh keindahan dan kenikmatan. Islam juga memberi kabar yang bagi yang durhaka akan mendapat dosa dan dimasukkan ke dalam neraka.
Adapun kabar tersebut 100%benar, sebab kabar tersebut tercantum dalam Al Qur’an yang dapat dibuktikan kebenarannya melalui akal. Dengan demikian setiap Pengurus rakyat dalam Islam akan termotivasi untuk melaksanakan kewajiban sesempurna mungkin.

Namun, melaksanakan kewajiban sesempurna mungkin tidak akan terwujud manakala dijalankan melalui sistem kufur demokrasi, yang notabenenya alat politik para Kapitalis. Justru syariat islam menjadi bahan lelucon dan ejekan, yang kemudian dicampakkan.

Maka, penerapan syariat secara sempurna hanya dapat dilaksanakan dengan sistem dari penciptanya yang pasti di jamin keshohihanya.

Allah SWT berfirman:
“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Sungguh Aku akan menjadikan di muka bumi Khalifah…” [TQS al-Baqarah [2]: 30].

Dalil Alquran lainnya, antara lain QS an-Nisa’ (4) ayat 59; QS al-Maidah (5) ayat 48; dll [Lihat, Ad-Dumaji, Al–Imâmah al–‘Uzhma ‘inda Ahl as–Sunnah wa al–Jamâ’ah, hal. 49].

Di mana sistem ini telah terbukti memberikan kesejahteraan, Kedamaian, ketentraman, dan berbagai kebaikan – kebaikan lainya. Hal inipun berlangsung selama berabad – abad. Dan kemudian ditumbangkan oleh Mustafa kemal Attaturk laknatullah alaih. Bahkan jaminan kesejahteraan tersebut masih terasa sampai saat ini. Hingga membuat umat rindu terhadap sistem Islam.

Dengan demikian, Negara yang ekonominya kuat dan dijalankan dengan sistem yang terbaik, yakni dari pencipta. Maka negara tersebut akan kokoh, kuat dan membawa kebaikan bagi seluruh umat manusia.

Wallahua’lam bishowwab

Related posts
Ulasan Utama

PAJAK DAN UTANG NEGARA MENJADI TANGGUNG JAWAB SELURUH RAKYAT TAPI KESEJAHTERAAN HANYA DINIKMATI SEKELOMPOK ORANG

Oleh Pujo Nugroho Assalim.id – Menurut Undang-Undang Nomor 28 tahun 2007 Pasal 1 Nomor 1…
Read more
Ulasan Utama

ILUSI KESEJAHTERAAN, BANGUN NEGARA DENGAN PAJAK

Agan Salim Rencana pemerintah yang akan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada sembako…
Read more
Ulasan Utama

SURAMNYA APBN, BUMN, DANA HAJI HINGGA PPN “SAPU JAGAT”

Agan Salim Dalam sejarah peradaban, resesi ekonomi terjadi karena banyak hal. Mulai disebabkan…
Read more