Bengkel Pengusaha

GIGIHLAH DALAM BERJUANG

Oleh Bung Dady

Sobat Muslimpreneur yang budiman, tak sedikit sobat² yang awalnya turut berjuang dalam kebenaran, akhirnya mundur dari medan juang.

Berbagai hal bisa menjadi sebab ia mundur, setidaknya ada 3 hal :

  1. Memudarnya ketaqwaan pada diri pribadinya. Pola fikir atau pola sikap Islaminya sudah memudar, tergerus asas manfaat atau bisikan setan terlaknat. Bisikan² setan cenderung ia ikuti daripada jaminan Allaah Ta’aala berupa kedudukan mulia, yakni Surga-Nya.

Di sebuah perjalanan antar pulau, saya melihat fenomena penumpang travel yang sedemian abai dengan aturan Allaah Ta’aala, dari full penumpang hanya 1 orang yang tunaikan sholat wajib. Dan hal ini, hampir sama terjadi di angkutan umum semisal kereta api, pesawat terbang apalagi kapal. Abai terhadap aturan atau rule yang Allaah Ta’aala perintahkan. Padahal ada ibadah, mu’amalat, malbusat, math’umat dan lainnya termasuk ‘uqubat.

  1. Pudarnya Social Control, muhaasabah ummat sudah kendur. Masiv nya kejahatan dan kemungkaran ditengah² masyarakat atau negara, bisa jadi efek dari kendurnya social control. Maka harus ada kelompok ummat yang terus menasehati pribadi, kelompok masyarakat ataupun penguasa yg dzalim atau melakukan kemungkaran tersebut.
  2. Penerapan hukum yang benar oleh negara.
    Penguasa jalankan aturan yang salah dan dzalim, dibiarkan. Ini bisa berdampak pada kesengsaraan dimana². Bahkan kesalahan demi kesalahan bisa di legitimasi menjadi kebenaran.

Jika undang² dan hukum negara yang benar diterapkan oleh negara, maka dampaknya luar biasa istimewa. Yang lemah bisa terlindungi, yang kaya nan kuat akan dipandu supaya tidak semena² dan belanjakan hartanya demi kabaikan dan kebenaran. Keberkahan akan meluas merata, hingga tak ada satu rumahpun yang berhak terima zakat dari Baytul maal negara. Hal ini tertoreh di masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz dan para Khalifah dan wali yang shalih nan mulia.

Demikianlah sobat enterpreneur sekalian yang budiman, jika kita mampu untuk torehkan tinta sejarah yang mulia, maka kita akan semangat senantiasa sobat sekalian

Mari sambut ujian dengan maksimal latihan, jadikan kita semua pemenang dalam arungi ujian kehidupan dengan penuh keridhaan Ar Rahmaan

Sukses barakah selalu sobat² ku, mari terus ikuti panduan Allaah Ta’aala dan Rasul-Nya yang mulia. Abaikan bisikan setan durjana dan nafsu angkara yang ajak ke neraka. Wallaahu a’lam bish shawwaab. [BD]