Bengkel Pengusaha

BEBAL ! MAU SAMPAI KAPAN ? (Jilid 2)

Abah Salim

Abah, bebal itu kadang karena kita gak ngerti sejarah ! Waduh, ini artinya permintaan halus pada abah agar membaca lagi sejarah ! Baiklah kalau itu maunya. Kita mulai…

Ada jejak hitam pengusaha di balik komunisme! Dari buku Yahudi Menggenggam Dunia tulisan William G Carr (1991), faham komunisme itu ternyata sudah berdiri sejak tahun 1773, dirintis oleh sejumlah pemilik modal internasional, dengan tujuan untuk meletakkan dasar bagi berdirinya pemerintahan yg berideologi atheisme, berdasarkan diktatorisme universal. Lenin dalam bukunya, Komunisme Sayap Kiri, menguatkan bahwa “Ideologi kami, yaitu Komunisme bukanlah suatu faham ideologis yg sebenarnya, tetapi suatu alat untuk mencapai tujuan.” Nah!

Ada jejak hitam pengusaha juga di balik kapitalisme! Masih dari buku itu, dalam rangka menguasai sumberdaya dunia, Mayer Amschel menegaskan bahwa untuk mencapai tujuan harus mengandalkan sejumlah hal berikut : minuman keras; obat-obat terlarang, kebejatan moral dan seks; serta suap dan mencampakkan hati nurani kemanusiaan (belakangan ini kemudian diterjemahkan menjadi 4 F: Food, Fun, Fashion dan Free Sex). Inilah sikap machiavelistik, tujuan menghalalkan segala cara. Siapa Mayer ini? Dia adalah anak sekaligus penerus dari Amschel Moshe Pour, pemilik modal yahudi kenamaan yg dikenal luas di kemudian hari sebagai pendiri keluarga Rothschild.

Ada jejak hitam pengusaha juga di balik upaya penyogokan dan ancaman kepada Sultan Abdul Hamid II agar yahudi bisa mendapatkan tanah Palestina. Ada Edmon Rothschild (keluarga Rothschild yg berbasis di Perancis) pengendali ekonomi dan perbankan Barat yg mengancam menggulingkan kekhalifahan. Ada Mizray Qraow, pemilik bank yahudi yg pada tahun 1901. Dia mendampingi Hertzl melobby Sultan Abdul Hamid II dengan penawaran yg sebenarnya adalah sogokan dan tekanan. Di antara sogokan dan sekaligus tekanan itu adalah uang sebesar 150 juta poundsterling khusus untuk Sultan dan memberi pinjaman 5 juta poundsterling tanpa riba (tumben-tumbennya yahudi gak main riba nih !). Namun, alhamdulillah, sejarah mencatat, sang Khalifah tidak bergeming, tidak gentar bahkan mengusir mereka.

Dari 3 fragmen sejarah itu, ternyata ada jejak hitam peran pengusaha dalam berdirinya dua ideologi besar dunia, sosialisme komunisme dan kapitalisme sekulerisme. Ternyata ada jejak hitam pengusaha membuat strategi untuk mendapatkan kepentingannya dengan cara menghalalkan segala cara, persis seperti yg disebutkan Mayer. Sikap machiavelistik. Mau dengan latar ideologi sosialisme komunisme atau kapitalisme sekulerisme, sama saja semuanya menghalalkan segala cara. Apalagi kedua ideologi ini berasal dari rahim yg sama, orang yahudi.

Abah, PKI memang kejam. Setuju ! Tapi pertanyaannya harus diteruskan, apa yg membuat mereka bisa sekejam itu? Jawabnya, ya itu tadi, menghalalkan segala cara. Begitu juga dengan banyaknya UU dan kebijakan yg dibuat untuk memenuhi kepentingan pihak tertentu, hingga akhirnya terjadi liberalisasi ekonomi, penguasaan asing terhadap SDA kita hingga menggerus kedaulatan negeri kita itu juga kejam. Setuju ! Tapi pertanyaannya juga harus diteruskan, apa yg membuat mereka bisa melakukan itu semua? Jawabnya, ya itu tadi, menghalalkan segala cara.

Abah, lalu apa hubungannya pengusaha, sikap menghalalkan segala cara dan kebebalan? Ooo, baiklah. Lanjut !

Pertama, ternyata sejarah munculnya 2 ideologi besar di dunia, yakni sosialisme-komunisme dan kapitalisme-sekulerisme tidak lepas dari peran pengusaha (dari kalangan yahudi). Pengusaha macam apa itu? Jelas mereka pengusaha hitam! Misinya hanya satu, penguasaan sumberdaya dunia untuk kepentingan mereka. Penghalang terbesar bagi berlangsungnya misi ini hanyalah Islam. Sebab jika Islam yg diterapkan, maka yg terjadi semua diatur sesuai syariat. Tidak boleh ada penguasaan individu terhadap kepemilikan umum dan negara. Individu hanya boleh berbisnis di wilayah kepemilikan individu.

Kedua, karena tantangannya super berat, maka mereka menggunakan pendekatan machiavelistik, menghalalkan segala cara, yg kemudian dikenal dengan 4 F. Suap, sogok, kickback, manipulasi dll kepada penguasa, pembuat kebijakan agar kebijakan yg dibuat berpihak pada mereka sudah menjadi hal yg lumrah.

Ketiga, ideologi dengan segenap aqidah dan aturan yg bertentangan dengan Islam, sudah pasti tertolak dan hanya akan membawa kerusakan. Tujuan menghalalkan segala cara juga sudah jelas hanya akan membawa kemaksiatan, dosa dan berakhir dengan kerusakan. Di dunia rusak, di akhirat sengsara.

Jadi, simpulan sederhananya pengusaha hitam adalah tipikal pengusaha yg rusak yg sikapnya menghalalkan segala cara untuk memenuhi kepentingannya. Tipikal pengusaha seperti ini hanya akan tumbuh subur dalam 2 jenis ideologi tadi. Jika dulu awalnya melekat pada pengusaha yahudi, maka kini ternyata menular juga pada sebagian pengusaha Muslim yg imannya rapuh dan keterikatan pada syariatnya lemah. Ya Allah…

Nah, jika digabungkan dengan tulisan di edisi sebelumnya, maka makin jelas, terang benderang buat kita, khususnya pengusaha, untuk segera kembali ke jalan yg benar, yaitu Islam yg kaaffah.

Tak ada gunanya lagi mempertahankan dan terus bertahan dalam kapitalisme dengan segenap sistem dan aturan turunannya. Jangan memperpanjang jam tayang kebebalan kita! Itu hanya akan membuat bisnis tidak berkah, keluarga tidak sakinah, hidup tidak selamat di dunia dan akhirat. Semuanya muspro. Sia-sia. Bahkan kalau pakai bahasa Al Qur’an, kita akan masuk kategori orang-orang yg merugi! Naudzubillahimin dzalik.

Jika kita masih mau diakui Allah sebagai hamba-Nya, maka akhiri segera semua kebebalan ini. Jangan sampai Allah Memalingkan Hati Kita dari Kebenaran (QS. Ash Shoff : 5), jangan sampai Allah Mengunci Hati Kita dari Kebenaran (QS. An Nisaa : 155), jangan sampai Allah Menutupi Hati Kita dari Kebenaran (QS. Al Muthoffifin : 14), dan akhirnya Allah Tidak Memberi Petunjuk (Hidayah Taufiq) (QS. Ash Shoff : 5) ! Naudzubillahimindzalik…

Truly Muslimpreneur,

Sudah jelas kapitalisme hanya menjadi jalan kehancuran dunia akhirat. Hanya Islam kaaffah jalan keselamatan hakiki bagi kita semua. Yuk segera bertobat dan kembali ke jalan yg benar, sebelum semua terlambat.

Truly Muslimpreneur,

Laju perubahan itu benar-benar tak bisa ditahan lagi. Redup malam itu kan berganti dengan terangnya siang. Kita hanya perlu menjalaninya. Bersegera bertobat dan makin mendekat taat kepada Allah Swt agar kita tak menjadi durjana kapitalisme pemantik bencana dan musibah. Tapi menjadi kesatria Islam pembawa rahmat dan berkah.

Tetaplah dalam koridor Bisnis, Ngaji dan Dakwah!

Ya Allah tempat bergantungnya harapan dan doa dari semua hambaNya, jadikan kami benar-benar hambaMu yg taat kepadaMu. Jadikan kami agar selalu bersyukur kepadaMu. Jauhkan kami dari siksa-Mu. Berikan kami kekuatan agar dapat beribadah dengan maksimal selama bulan Ramadhan.

Ya Allah Yg Maha Rahmaan dan Rahiim, berikanlah rezeki kepada seluruh orang-orang yg beriman dan hilangkanlah semua masalah orang-orang yg tertindas. Berikanlah obat bagi mereka yg berputus asa. Berikanlah kesembuhan kepada semua orang yg sedang sakit.

Ya Allah Yg Maha Perkasa, lindungilah umatMu. Berikanlah hidayah kepada orang-orang yg zalim. Jauhkan kami dari segala fitnah yg ada. Jadikanlah semua orang yg yakin pada Islam untuk terus berada dalam shiratal mustaqim (jalan yg lurus).

Ya Allah Yg Maha Pemurah, karena kami sudah berada di penghujung Ramadhan, izinkan kami menjalani sampai akhir. Dan ketika kami mencapai akhir Ramadhan, jadikan kami seperti hamba yg dibersihkan dari segala dosa-dosanya. Jadikan kami tetap berada di jalan ketaatan. Kami adalah hamba-Mu yg tidak sempurna. Ampunilah semua kesalahan dan dosa-dosa kami.

Ya Allah, jadikan kami, khususnya pengusaha muslim, orang-orang yg beramal ikhlas untuk menegakkan kembali syariatMu yg kaffah. Kokohkan kami di jalan dakwah yg mulia ini. Kembalikanlah kaum Muslimin pada kemuliaannya. Kami rindu agar hidup kami kembali dipenuhi keberkahan yg Engkau turunkan dari langit dan bumi…

Allahumma sholli ala Muhammad..
Aamiin Allahumma aamiin..

Barakallahu fikum…
@bah Salim